Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

4 Akibat Buruk Hidup Serumah Dengan Mertua

Punya rumah sendiri adalah impian setiap pasangan yang baru menikah. Namun dengan keterbatansan finansial impian itu belum bisa terlaksana.


Pada akhirnya tak sedikit pasangan yang menyewa rumah atau tinggal bersama mertua.

Tinggal seerumah dengan mertua punya sisi-sisi positif seperti tercipatanya harmonisasi dan akrab antara menantu dan mertua, bisa saling membantu antara mertua dan menantu saat ada pekerjaan.

NAmun pada sisi yang lain ada dampak negatif jika tinggal bersama mertua, antara lain adalah:

1. Timbul Konflik
Hibup bersama mertua dapat memicu timbulnya konflik ketika adanya perbedaan dan ketidakcocokan antara kepribadian mertua dan penantu serta keinginan yang tak selalu selaras.

Terlebih lagi jika  mertua ikut campur dalam urusan rumah tangga anaknya. Jika mertua ataupun menantu tidak bijak menyikapinya perbedaan itu maka akan menyebabkan terjadinya hubungan yang tak sehat diantara kedunya.

2. Rentan Depresi

Ssangat sulit membina hubungan jika serumah dengan mertua. Adaptasi dan saling mengerti adalah solusi yang paling baik agar terjalin harmonis.

Apalagi jika bersama mertua bukan hanya berperan sebagai menantu tapi juga merawat mertua yang keinginannya aneh-aneh, tentu membuat kita stress.

3. Kurang Mandiri
Hidup serumah dengan mertua membuat pasangan suami istri menjadi kurang mandiri. Sebab karena bisa mengandalkan bantuan mertua jika kamu mulai kepepet baik dalam hal ekonomi atau pekerjaan lainnya.

Dengan demikian maka kita kurang inisiatif sendiri serta kurang mandiri dalam memecahkan persoalan dalam keluarga.

4. Minim Privasi
Akibat yang selanjutnya jika hidup bersama mertua adalah minimnya  privasi diantara suami dan istrinya.

Jika ada masalah timbul paangan suami istri  tak bisa leluasa mencari solusi sesuai dengan kemampuan dan keinginannya.

Sebab orang tua seringkali ikut turun tangan dalam permasalahan rumah tangga yang dialami anaknya.