Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Ini Penyebab Tertolaknya Doa yang Sering Diremehkan

Berdoa menjadi suplemen penting yang bisa dilakukan setiap manusia. Ibadah ini menjadi cara untuk mengkoneksikan diri dengan Sang Pencipta. Ada banyak harapan yang terucap ketika meminta. Namun tidak semua serta merta dikabulkan begitu saja.

Ada yang tertunda waktunya, namun ada pula yang memang ditolak Yang Maha Kuasa. Biasanya hal yang menghalangi terkabulnya doa adalah dosa. Mulai dari dosa kecil hingga besar berpotensi menjadi penyebabnya. Seperti memfitnah, mencela hingga melakukan zina.

Namun, ada penyebab lainnya yang juga menjadi alasan kuat doa tertolak. Sayang, hal ini sering diabaikan dan dianggap tidak ada pengaruhnya. Padahal, tindakan tersebut berpotensi besar membuat doa tidak diterima. Tindakan seperti apa? Berikut ulasannya.

Ternyata penyebab tertolaknya doa yang sering diremehkan umat manusia adalah makanan. Seperti diketahui, di era kini perkara halal dan haram tampaknya tidak menjadi masalah penting lagi.

Rezeki haram pun seolah menjadi halal. Sehingga dengan harta haram ini seseorang memenuhi kebutuhan untuk makan. Kemudian, makanan akan  diproses didalam tubuh dan menjadi darah daging. Dan dari sinilah mulai tertutup pintu terkabulnya doa.

Dalam sebuah hadist diriwayatkan Tabrani, dahulu ada sahabat Nabi yang bernama Sa’ad Bin Ai Waqash. Ia meminta agar Rasulullah SAW mendoakan agar doa dirinya mudah dikabulkan Allah.

Kemudian Rasul pun menjawab  “Hai Sa’ad perbaikilah makanan mu maka niscaya doamu akan di kabulkan. Sesungguhnya orang yang telah memasukan makanan haram kepada tubuhnya maka doanya tidak akan diterima selama 40 hari”. (HR Tabrani)