Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Inilah Dua Orang dan Dua Keluarga Pilihan Allah SWT Sebagai Generasi Terbaik

Menjadi manusia yang dipilih oleh Allah SWT tentu saja hal yang paling membahagiakan bagi seluruh umat Islam. Bagaimana tidak, segala kemuliaan tentu Allah berikan kepada manusia-manusia pilihannya ini. Tidak hanya kemuliaan saat berada di dunia, namun juga di akhirat.

Allah SWT memilih siapa saja yang dikehendaki oleh-Nya untuk dijadikan sebagai kekasih dan hamba pilihan. Tidak hanya berasal dari golongan para Nabi dan Rasul, manusia pilihan Allah juga ada yang dari golongan manusia biasa.

Ternyata, di antara milyaran ataupun triliunan manusia di muka bumi ini, ada dua sosok manusia dan dua keluarga yang sudah dipilih Allah sebagai generasi terbaik di mulai dari zaman Nabi Adam dahulu kala. Siapa sajakah mereka? Berikut informasi selengkapnya.

1. Nabi Adam

Manusia pertama yang menjadi pilihan Allah SWT sebagai generasi terbaik di alam semesta adalah Nabi Adam. Bagaimana tidak, beliaulah manusia pertama yang menjadi bapak dari seluruh manusia yang ada di muka bumi.

Nabi Adam dipilih Allah SWT untuk menjadi nabi pertama dengan didampingi oleh istrinya yang bernama Hawa. Tidak hanya itu, Allah juga telah memilih beliau untuk dijadikan sebagai khalifah di bumi ini dengan limpahan pengetahuan mengenai makhluk ciptaan Allah lainnya. Selain itu, ia juga diberikan keutamaan atas malaikat dan golongan jin.

Diturunkannya Nabi Adam dan istrinya ke bumi juga bukan tanpa alasan. Allah SWT jelas memberikan banyak kebaikan untuk menjadi bekal bagi kelangsungan hidup manusia bahkan hingga akhir zaman kelak.

2. Nabi Nuh
Selain nabi Adam, ternyata Allah juga memilih Nabi Nuh sebagai manusia pilihan-Nya. Beliau merupakan Rasul pertama utasan Allah setelah wafatnya Nabi Adam ratusan tahun sebelumnya. Allah SWT menurunkan Nabi Nuh untuk kembali memurnikan tauhid umat manusia.

Beliau senantiasa melakukan dakwah siang dan malam baik secara sembunyi-sembunyi ataupun terang-terangan. Ada banyak cara yang dilakukan agar manusia menyembah Allah SWT. Akan tetapi, ternyata banyak di antara kaumnya yang justru berpaling tanpa terkecuali istri dan anaknya.

Maka Allah membinasakan seluruh kaum kafir tersebut dan hanya menyelamatkan nabi Nnuh dan para pengikutnya yang berada dalam bahtera. Nuh adalah salah satu teladan terbaik dalam dakwah, “Tak kan surut walau selangkah, tak kan henti walau sejenak.”