Sang istrinya Melayani Pria Lain, Agus Malah Duduk Sambil Menyemangati Istrinya Biar Kuat

 


 Apakah pria ini ada kelainan? polisi masih menyelidikinya. Yang jelas apa yang dia lakukan memang bikin geleng kepala

Selain menjual istri ke pria hidung belang, ia juga menyaksikan langsung, bahkan sambil menyemangati RE (41 tahun) histeris setelah polisi menggerebeknya saat melayani seorang pelanggan di sebuah hotel do Kediri, Jawa Timur.

Kepada penyidik Reskrim Polres Kediri ibu satu anak ini mengaku dipaksa suami enjalani profesi pekerja seks komersial (PSK). RE mengaku awalnya sang suami yang berinisial AH (42 tahun) sering memaksanya untuk mewujudkan fantasi seksnya. 

Lama-lama merembet pada masalah ekonomi. Senjata yang dipakai AH untuk membujuk RE adalah kebutuhan ekonomi. Karena pekerjaan sopir serabutan yang dilakoni tersangka AH tengah sepi. Dapur harus mengepul.

Apalagi anak semata wayangnya sudah masuk bangku kuliah, sehingga butuh banyak uang. Rupanya bujukan AH, diiyakan walau pahit bagi RE. Ia pun dijual lewat jasa prostitusi online.

Nah, pada September 2020 tersangka akhirnya mengeksplorasi kepada pemuja cinta lewat media sosial facebook Tersangka menawarkan jasa Swinger Pasutri Tulungagung - Kediri di akun facebooknya.

Postingan tersebut kerap dilakukan tersangka AH untuk menggaet konsumen yang ingin mewujudkan fantasinya. Bahkan tersangka, menawarkan embel-embel include.

Kasat Reskrim Polres Kediri, Iptu Rizkika Atmadha Putra, menjelaskan alasan suami menjual istri karena faktor ekonomi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

"Dia punya satu anak yang sedang kuliah," jelasnya.

Selain itu menurut Rizkika ada dugaan suami ini memaksa istrinya di jual ke pria hidung belang.

"Masih kita dalami dan sedang dalam proses pemeriksaan," tuturnya. 

Prostitusi online yang dibongkar Satreskrim Polres Kediri setelah patroli di jagat maya. Bahwasanya, pria asal Mojoroto, Kediri, Jawa Timur ini ditangkap lantaran menjual istrinya ke pria hidung belang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel